Penerimaan calon Praja IPDN dilakukan melalui proses seleksi secara nasional dengan menggunakan sistem online terkait dengan informasi tentang jadwal seleksi, persyaratan pendaftaran, pendaftaran calon, informasi tentang materi dan tempat pelaksanaan tes. Untuk itu kepada para peserta seleksi calon Praja IPDN Tahun 2018 untuk membaca secara cermat materi dan jadwal pelaksanaan tes agar dapat mengikuti proses seleksi secara tertib dan lancar

Sistem Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN dilakukan dengan sistem gugur pertahapan tes. Artinya, bagi peserta seleksi yang lulus pada setiap tahapan tes akan dipersilahkan mengikuti tahapan tes berikutnya. Berikut serba-serbi SPCP IPDN yang kami kutip dari website resmi

Persyaratan-lolos-spcp-ipdn-bimbelpedia.co.id
Sumber gambar: IPDN-Antara Foto-Fahrul Jayadiputra

Persyaratan pendaftaran SPCP IPDN

Persyaratan umum SPCP IPDN

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada saat pembukaan pendidikan IPDN tanggal 1 September 2018.
  3. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm.

Persyaratan administrasi SPCP IPDN

  1. Berijazah serendah-rendahnya Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan paket C dengan ketentuan:
    • Nilai rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) dari masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018;
    • Khusus bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Nilai rata-rata Ijazah minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) dari masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018;
  2. KTP-el bagi peserta yang berusia diatas 17 Tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP-el. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau KK menggunakan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el dengan NIK yang sama pada saat mendaftar pada website BKN;
  3. Surat keterangan dari Kepala Sekolah atau pejabat berwenang sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/2018;
  4. Surat elektronik/e-mail yang masih aktif;
  5. Pas photo.

Persyaratan khusus SPCP IPDN

  1. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
  2. Tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi pendaftar pria, kecuali karena ketentuan agama/adat;
  3. Tidak bertato atau bekas tato;
  4. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak;
  5. Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan;
  6. Belum pernah diberhentikan sebagai praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya secara tidak hormat;
  7. Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
    1. Bersedia untuk tidak Menikah/Kawin selama mengikuti pendidikan;
    2. Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia;
    3. Bersedia ditempatkan pada seluruh kampus IPDN;
    4. Bersedia mentaati segala Peraturan yang berlaku di IPDN;
    5. Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual.
  8. Bersedia dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa biaya IPDN apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen atau tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas.
  9. Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada webiste resmi
Persyaratan-berkas-SPCP-Institut-pendidikan-dalam-negeri-ipdn-stpdn-bimbelpedia.co.id
Sumber gambar: Rumgapres-H. Abror Rizki

Mekanisme pendaftaran

  1. Pendaftaran peserta calon Praja IPDN Tahun 2018 dilaksanakan bersamaan dengan pendaftaran calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni pendidikan tinggi kedinasan mulai tanggal 9 s.d 30 April 2018;
  2. Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi
  3. Calon peserta yang telah mendapatkan nomor pendaftaran peserta pada  website BKN, selanjutnya menyampaikan kelengkapan berkas dengan cara mengunggah/mengupload dokumen sebagaimana tercantum dalam persyaratan calon peserta IPDN Tahun 2018 ke website SPCP IPDN mulai tanggal 10 April s.d. 2 Mei 2018;
    1. Mengisi biodata Calon Peserta Seleksi;
    2. Mengunggah scanning dokumen sebagai berikut:
      • KTP asli bagi peserta yang berusia diatas 17 Tahun atau Kartu Keluarga bagi yang belum memiliki KTP (dengan format jpg maksimum 1 MB);
      • Ijazah/STTB asli atau photocopy yang dilegalisasi (diunggah halaman depan dan belakang dengan format pdf maksimum 1 MB);
      • Surat keterangan asli berstempel sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/2018 yang ditandatangani Kepala Sekolah atau pejabat berwenang;
      • Pasphoto berwarna (tidak hitam putih) menghadap kedepan, tampak muka, tidak memakai kacamata. Ukuran foto 4×6 cm ( 400×600 pixel), maksimal 500 KB dengan format jpg.
  4. Apabila pendaftar tidak memenuhi ketentuan persyaratan administrasi pendaftaran diatas maka pendaftar dinyatakan gugur.

Tahapan seleksi dan prosedur

Sebelum menjadi Calon Praja IPDN maka para calon peserta diwajibkan untuk mendaftar dan mengikuti semua tahapan tes yang akan diujikan. Jika para pendaftar/peserta di tiap tes nya sampai dengan tes akhir memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan maka dapat dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN. Begitu pula sebaliknya jika salah satu item Tahapan Tes Yang diujikan ada yang GAGAL/GUGUR atau Tidak Memenuhi Syarat maka dinyatakan GAGAL karena sistem tahapan tes yang dilakukan IPDN dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) baru menggunakan sistem GUGUR.

Tahapan dan materi SPCP IPDN

  1. Pendaftaran dengan sistem elektronik;
  2. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT);
  3. Tes kesehatan daerah;
  4. Tes psikologi, integritas dan kejujuran;
  5. Tes pantukhir (di IPDN Jatinangor) meliputi : verifikasi faktual
  6. Dokumen administrasi
  7. Tes kesehatan pusat
  8. Tes kesamaptaan
  9. Wawancara
Mekanisme-Tes-IPDN-Bimbelpedia.co.id
sumber gambar: spcp.ipdn.ac.id

Keterangan:

  1. CAPRA : Calon Praja Peserta Seleksi Tes Masuk IPDN
  2. SPCP : Seleksi Penerimaan Calon Praja yang pendaftaran dan pengumuman dilaksanakan secara online melalui alamat SPCP IPDN
  3. TKD : Test Kompetensi Dasar dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Test)
  4. Pantukhir : Penentuan Akhir
  5. PUSKES TNI : Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia di Markas Besar TNI
  6. DISJAS AD : Dinas Jasmani Angkatan Darat
  7. JASDAM : Jasmani Daerah Militer di Tingkat Komando Daerah Militer (KODAM)
  8. JASREM : Jasmani Komando Resort Militer (KOREM)
  9. Dinas Psikologi Angkatan Darat
  10. Tim Kemendagri adalah Tim Wawancara Pantukhir CAPRA IPDN yang dibentuk oleh Menteri Dalam Negeri yang terdiri dari:
    • Menteri Dalam Negeri
    • Para Pejabat Eselon I dan Eselon II di Lingkungan Kemendagri
    • Rektor IPDN, Wakil Rektor IPDN, Para Pembantu Rektor, Para Kepala Lembaga dan Para Deka
    • Kementerian PAN dan RB
    • Badan Kepegawaian Negara
    • Komisi Pemberantasan Korupsi
    • Mabes TNI – Cilankap
    • Dinas Psikologi TNI AD
    • Dinas Jasmani TNI AD
Berkas-pendaftaran-spcp-ipdn-bimbelpedia.co.id
Sumber Foto: IPDN-Antara Foto-Fahrul Jayadiputra

Lain-lain

  1. Pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2018 tidak dipungut biaya, kecuali tahap TKD dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) TKD sebesar Rp.50.000 per orang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Badan Kepegawaian Negara. Pembayaran biaya TKD akan diinformasikan lebih lanjut sebelum pelaksanaan TKD;
  2. Biaya SPCP IPDN Tahun 2018 dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Dalam Negeri Tahun 2018;
  3. Apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi calon Praja IPDN Tahun 2018 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah tidak benar dan termasuk dalam delik penipuan.